Hiburan & Lifestyle

The Elephant Ubud: Alternatif Hiburan Malam di Bali yang Tenang, Dewasa, dan Berkelas

Banyak orang datang ke Bali dengan bayangan hiburan malam yang identik dengan beach club, musik keras, dan pesta sampai pagi. Masalahnya, tidak semua orang mencari pengalaman seperti itu. Sebagian justru ingin tempat hiburan malam yang santai, berkelas, dan bisa dinikmati sambil ngobrol tanpa harus berteriak.

Di Ubud, pilihan hiburan malam memang lebih terbatas dibanding Seminyak atau Canggu. Tapi justru di situlah daya tariknya. Salah satu tempat yang sering luput dari perhatian, padahal sangat relevan untuk tipe traveller tertentu, adalah The Elephant Ubud.

Artikel ini akan membantu Anda memahami apa sebenarnya The Elephant Ubud, jenis hiburan malam seperti apa yang ditawarkan, siapa yang paling cocok datang ke sini, serta kapan tempat ini tepat (dan tidak tepat) untuk Anda kunjungi.


Bagian 1 – Dasar yang Wajib Dipahami tentang The Elephant Ubud

Apa Itu The Elephant Ubud?

The Elephant Ubud adalah restoran sekaligus lounge yang terletak di area Campuhan Ridge, Ubud. Tempat ini terkenal dengan pemandangan lembah hijau, desain terbuka, dan suasana yang tenang—terutama saat malam hari.

Perlu dipahami sejak awal:
The Elephant Ubud bukan club, bukan bar pesta, dan bukan tempat DJ hingar-bingar.
Ia lebih tepat disebut sebagai tempat hiburan malam versi Ubud: santai, dewasa, dan berfokus pada pengalaman.

Hiburan malam di sini bukan soal menari sampai pagi, melainkan:

  • menikmati makan malam berkualitas
  • minum wine atau cocktail dengan suasana tenang
  • ngobrol panjang tanpa gangguan musik keras

Kenapa The Elephant Ubud Relevan sebagai Hiburan Malam?

Bagi banyak traveller, terutama yang menginap di Ubud, malam hari sering terasa “bingung mau ke mana”. Toko tutup lebih cepat, tidak banyak bar besar, dan pilihan terbatas.

The Elephant Ubud menjadi relevan karena:

  • Buka sampai malam dan tetap hidup setelah matahari terbenam
  • Suasana romantis & dewasa, cocok untuk pasangan
  • View tetap terasa meski malam, dengan pencahayaan lembut
  • Aman & nyaman, tanpa crowd berlebihan

Jika Anda mencari hiburan malam yang tidak melelahkan, ini salah satu opsi paling masuk akal di Ubud.


Lokasi & Karakter Lingkungan

The Elephant Ubud berada di area yang relatif tenang, dekat Campuhan Ridge Walk. Lingkungannya bukan pusat keramaian, melainkan kawasan hijau dan berbukit.

Implikasinya:

Kelebihan

  • Tidak bising
  • Tidak penuh orang mabuk
  • Lebih eksklusif secara suasana

Konsekuensi

  • Perlu kendaraan
  • Bukan tempat “spontan lompat dari satu bar ke bar lain”

Memahami karakter ini penting agar Anda tidak datang dengan ekspektasi yang salah.


Bagian 2 – Panduan Praktis Menikmati The Elephant Ubud di Malam Hari

1. Waktu Terbaik Datang

Timing sangat memengaruhi pengalaman Anda.

  • Sore menjelang malam (17.30 – 18.30)
    Ideal untuk menikmati sunset lalu lanjut makan malam.
  • Malam awal (19.00 – 21.00)
    Suasana paling nyaman: tidak terlalu sepi, tidak terlalu ramai.

Datang terlalu malam (setelah 21.30) biasanya sudah mulai sepi, karena Ubud bukan kota nightlife larut malam.


2. Datang untuk Apa? (Penting agar Tidak Salah Ekspektasi)

The Elephant Ubud cocok jika tujuan Anda:

  • Makan malam santai
  • Minum wine atau cocktail ringan
  • Date night
  • Obrolan serius atau intimate
  • Merayakan momen kecil (anniversary, ulang tahun sederhana)

Tidak cocok jika Anda ingin:

  • Dance floor
  • Musik EDM
  • Party crowd
  • Mabuk berat

Menentukan niat datang sejak awal akan membuat pengalaman jauh lebih memuaskan.


3. Dress Code & Atmosfer

Tidak ada dress code resmi, tapi suasananya cenderung:

  • Smart casual
  • Rapi tapi tidak kaku
  • Santai elegan

Tips praktis:

Datang dengan pakaian yang nyaman tapi pantas. Terlalu santai (kaos lusuh, sandal jepit) bisa membuat Anda terasa “out of place”.


4. Makanan & Minuman: Apa yang Perlu Diketahui

The Elephant Ubud dikenal dengan menu yang cukup serius secara kualitas, termasuk opsi vegetarian dan internasional.

Yang biasanya diapresiasi tamu:

  • Presentasi makanan rapi
  • Rasa konsisten
  • Wine & cocktail yang well-made

Yang perlu diingat:

  • Ini bukan tempat murah
  • Anda membayar pengalaman, bukan porsi besar

Jika Anda ingin makan kenyang murah, ini bukan tempatnya. Tapi jika ingin makan dengan suasana, ini sepadan.


5. Checklist Sebelum Datang

  • Reservasi (terutama weekend)
  • Transport pulang (jangan mengandalkan jalan kaki malam)
  • Jaket tipis (malam bisa sejuk)
  • Datang dengan waktu cukup, jangan terburu-buru

6. Kesalahan Umum Pengunjung Pertama Kali

  • Datang berharap clubbing
  • Datang terlalu malam saat suasana sudah sepi
  • Datang hanya untuk foto lalu kecewa
  • Datang tanpa reservasi saat peak hour

The Elephant Ubud bukan “wow place” instan, tapi tempat yang dinikmati perlahan.


Bagian 3 – Contoh Kasus & Skenario Nyata

Kasus 1: Pasangan Honeymoon di Ubud

Nina & Alex menginap di Ubud selama 4 malam. Mereka ingin satu malam yang spesial tapi tidak melelahkan. Mereka datang ke The Elephant Ubud jam 18.00, menikmati sunset, lalu dinner.

Hasilnya:
Malam romantis tanpa keramaian, obrolan panjang, dan pengalaman yang terasa “dewasa”.

Pelajaran: Sangat cocok untuk pasangan yang ingin quality time.


Kasus 2: Traveller Dewasa yang Tidak Suka Clubbing

Rudi, 38 tahun, datang ke Bali untuk liburan santai. Ia tidak tertarik ke beach club. Di Ubud, ia memilih The Elephant Ubud sebagai tempat minum malam.

Hasilnya:
Bisa menikmati wine, baca buku, dan ngobrol ringan tanpa musik keras.

Pelajaran: Hiburan malam tidak selalu berarti pesta.


Kasus 3: Grup Kecil Teman (Bukan Party)

Empat teman datang setelah makan malam. Mereka ingin lanjut ngobrol tanpa pindah-pindah tempat.

Hasilnya:
Suasana cukup hidup untuk ngobrol, tapi tetap nyaman.

Catatan: Grup besar yang terlalu ramai bisa terasa kurang cocok.


Bagian 4 – Rekomendasi Praktis Berdasarkan Kondisi

  • Jika Anda mencari hiburan malam santai → The Elephant Ubud cocok
  • Jika Anda pasangan / honeymoon → datang saat sunset hingga malam awal
  • Jika Anda solo traveller → datang malam awal, duduk di area yang tenang
  • Jika Anda ingin party → cari tempat lain di Seminyak / Canggu
  • Jika Anda menginap di Ubud → ini salah satu opsi malam terbaik tanpa harus keluar jauh

FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang The Elephant Ubud

1. Apakah The Elephant Ubud termasuk club malam?
Tidak. Ini lebih ke restoran dan lounge dengan suasana malam yang santai.

2. Apakah cocok untuk hiburan malam di Ubud?
Ya, jika definisi hiburan malam Anda adalah makan, minum, dan menikmati suasana.

3. Apakah perlu reservasi?
Sangat disarankan, terutama saat weekend atau musim liburan.

4. Apakah ada live music atau DJ?
Biasanya tidak ada musik keras. Fokusnya suasana dan percakapan.

5. Apakah aman datang malam hari?
Aman, asalkan Anda menggunakan transport dan tidak pulang terlalu larut sendirian.


Penutup

Jika Anda sedang mencari tempat hiburan malam di Bali yang berbeda dari pesta dan keramaian, The Elephant Ubud menawarkan alternatif yang matang dan berkelas. Tempat ini bukan untuk semua orang—dan itu justru kelebihannya.

Untuk Anda yang menghargai suasana, percakapan, dan pengalaman malam yang tenang, The Elephant Ubud bisa menjadi salah satu pilihan terbaik di Ubud. Bukan tempat untuk “rame-rame”, tapi tempat untuk menikmati malam dengan cara yang lebih dewasa dan bermakna.

Jika Bali versi Anda bukan tentang bising dan begadang, tapi tentang momen—maka tempat ini layak Anda pertimbangkan.

3 thoughts on “The Elephant Ubud: Alternatif Hiburan Malam di Bali yang Tenang, Dewasa, dan Berkelas

  • The Elephant Ubud cocok banget buat yang mau menikmati malam dengan suasana tenang dan elegan

    Reply
  • Pilihan tepat buat yang ingin menikmati malam Bali dengan nuansa premium

    Reply
  • The Elephant Ubud memadukan suasana alam, ketenangan, dan kenyamanan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *