Bukit Batu Kursi: Panduan Lengkap Wisata Bukit Ikonik di Buleleng untuk Liburan yang Lebih Berkesan
Jika Anda sedang mencari destinasi wisata Bali utara yang tidak pasaran, Bukit Batu Kursi adalah salah satu tempat yang harus masuk daftar. Banyak wisatawan yang sebenarnya sudah sering ke Bali, tapi akhirnya bosan dengan destinasi yang itu-itu saja—dan di sinilah Bukit Batu Kursi jadi jawabannya.
Bukit ini menawarkan tiga hal yang jarang Anda temukan bersamaan: trekking ringan, pemandangan laut yang terbuka, dan nuansa spiritual khas Bali Utara yang masih alami. Namun banyak orang melewatkannya hanya karena tidak tahu tempat ini atau ragu apakah rutenya aman dan layak dikunjungi.
Artikel ini ditulis untuk membantu Anda memahami apa yang sebenarnya ditawarkan Bukit Batu Kursi, bagaimana cara menikmati kunjungannya dengan nyaman, apa saja hal yang perlu dipersiapkan, hingga skenario nyata perjalanan agar Anda bisa membayangkan pengalaman di lapangan.
Bagian 1 – Dasar yang Wajib Dipahami Sebelum ke Bukit Batu Kursi
Bukit Batu Kursi berada di Desa Pemuteran, Buleleng, sekitar 3–3,5 jam perjalanan dari Denpasar atau Kuta. Wilayah Pemuteran terkenal dengan pesisir yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk Bali selatan—dan Bukit Batu Kursi menjadi salah satu viewpoint terbaik di kawasan ini.
Beberapa hal penting yang wajib Anda tahu sejak awal:
- Trek relatif mudah, bisa ditempuh 15–25 menit untuk sampai di puncak.
- Cocok untuk pemula atau keluarga (selama anak-anak dalam pengawasan).
- Waktu terbaik: sunrise (lebih sepi) atau sunset (warna langit dramatis).
- Area masih sangat alami, jangan berekspektasi fasilitas lengkap seperti spot wisata mainstream.
Dengan pemahaman dasar ini, Anda bisa melanjutkan ke panduan teknis agar kunjungan Anda lebih optimal.
Bagian 2 – Panduan Praktis Berkunjung ke Bukit Batu Kursi
Cara Menuju Bukit Batu Kursi dari Berbagai Area Bali
1. Dari Denpasar / Kuta / Canggu
Waktu tempuh: 3–3,5 jam
Rute melewati Bedugul, kemudian turun ke arah Seririt–Pemuteran. Ideal berangkat subuh jika mengejar sunrise.
2. Dari Lovina / Singaraja
Waktu tempuh: 45–60 menit
Rute paling nyaman, jalannya relatif lurus dan tidak menanjak tajam.
3. Dari Gilimanuk (pelabuhan)
Waktu tempuh: 45 menit
Cocok untuk wisatawan yang datang dari Jawa dengan kendaraan pribadi.
Langkah Mendaki Bukit Batu Kursi (Singkat, Jelas, Tanpa Berlebihan)
- Parkir kendaraan di area parkir dekat pura.
- Lakukan persembahyangan singkat jika berkunjung pada hari-hari tertentu (opsional namun disarankan sebagai bentuk penghormatan).
- Ikuti jalur tangga menuju puncak (tidak bercabang, sangat jelas).
- Istirahat di beberapa spot tengah jika perlu—titik foto sudah terlihat dari jalur.
- Nikmati pemandangan dari puncak, dengan view Teluk Pemuteran, laut biru, dan bukit hijau yang memagari area.
Durasi total: 45–60 menit (termasuk menikmati view).
Checklist Sebelum Anda Berangkat
- ❑ Sepatu yang nyaman (bukan sandal tipis)
- ❑ Air minum minimal 600 ml per orang
- ❑ Topi atau buff (saat siang terik)
- ❑ Kamera / smartphone plus baterai cukup
- ❑ Jaket tipis (jika mengejar sunrise)
- ❑ Plastik kecil untuk membawa pulang sampah pribadi
Tips Menghindari Kesalahan Umum Wisatawan
1. Berangkat terlalu mepet waktu sunrise
Waktu trekking memang singkat, tapi Anda butuh waktu memarkir, bersiap, dan memulai pendakian.
Saran: Berangkat 20–30 menit lebih awal.
2. Datang siang hari saat matahari terik
Bukit ini minim pepohonan.
Saran: Pilih pagi atau sore untuk pengalaman terbaik.
3. Tidak membawa air minum
Meski treknya ringan, udara kering di Bali Utara membuat Anda cepat haus.
4. Mengira jalurnya ekstrem
Faktanya, jalurnya sangat terawat. Banyak keluarga dan pemula berhasil sampai puncak tanpa masalah.
Bagian 3 – Contoh Kasus / Skenario Nyata
Skenario 1: Wisatawan yang Ingin Spot Sunrise Tanpa Keramaian
Rina, wisatawan asal Bandung, ingin sunrise tanpa harus trekking berat seperti di Batur. Ia tiba di Pemuteran malam sebelumnya, bangun pukul 05.00, dan naik ke Bukit Batu Kursi pukul 05.30.
Hasilnya: ia mendapat sunrise yang tenang, hanya ditemani 3–4 orang. Ia bahkan sempat melakukan yoga singkat di puncak karena ruangnya memadai.
Pelajaran: Cocok untuk wisatawan yang ingin suasana meditasi atau foto sunrise yang clean tanpa kerumunan.
Skenario 2: Keluarga Dengan Anak Remaja
Satu keluarga dari Surabaya ingin aktivitas ringan sebelum snorkeling di Pemuteran. Mereka naik pukul 07.00 dan selesai seluruh kegiatan pada pukul 08.30.
Anak-anak menikmati pendakian karena tidak terlalu berat, dan orang tua merasa aman karena jalur jelas.
Pelajaran: Aktivitas outdoor aman dan ramah keluarga.
Skenario 3: Traveler Solo yang Butuh Healing
Seorang solo traveler mengunjungi bukit ini saat sore. Ia duduk sendirian di batu besar yang terkenal sebagai “kursi alami”. View sunset-nya spektakuler.
Ia pulang dengan perasaan lebih ringan.
Pelajaran: Waktu sunset sangat pas untuk traveler yang mencari ketenangan.
Bagian 4 – Rekomendasi / Ringkasan Praktis
- Jika Anda ingin suasana paling tenang → datang saat sunrise.
- Jika suka warna langit dramatis → pilih waktu sunset.
- Jika Anda membawa keluarga → mulai pendakian sebelum pukul 08.00 (lebih teduh).
- Jika tidak ingin kelelahan → jangan datang siang hari.
- Jika menginginkan paket lengkap wisata Pemuteran → kombinasikan dengan snorkeling atau mengunjungi Pantai Pemuteran.
FAQ Singkat
1. Apakah trekking di Bukit Batu Kursi aman untuk pemula?
Sangat aman. Jalurnya berupa tangga batu yang tertata baik. Selama memakai alas kaki nyaman dan membawa air minum, pemula pun bisa mencapai puncak tanpa kesulitan.
2. Apakah ada tiket masuk ke Bukit Batu Kursi?
Biasanya pengunjung hanya perlu memberikan donasi seikhlasnya untuk pemeliharaan pura dan area sekitar. Tidak ada tarif khusus seperti objek wisata komersial.
3. Apakah tempat ini cocok untuk foto prewedding?
Ya, banyak pasangan memilih Bukit Batu Kursi karena view laut dan bukitnya unik. Namun datanglah pada weekday untuk menghindari keramaian kecil.
4. Berapa lama waktu kunjungan ideal?
Rata-rata 1–1,5 jam sudah cukup untuk naik, menikmati puncak, dan turun kembali. Jika ingin foto lebih banyak, tambah waktu 30 menit.
5. Apakah bisa membawa anak-anak?
Bisa. Anak usia 6 tahun ke atas biasanya mampu mengikuti trekking dengan baik. Pastikan selalu mendampingi di area puncak.
Penutup
Bukit Batu Kursi adalah destinasi yang sempurna untuk Anda yang ingin merasakan sisi Bali yang lebih tenang, alami, dan jauh dari keramaian. Dengan trek yang ramah pemula dan pemandangan yang spektakuler, tempat ini cocok untuk sunrise, sunset, maupun aktivitas ringan sebelum menjelajah Pemuteran.
Jika Anda sudah terlalu sering berwisata di Bali Selatan dan ingin pengalaman baru, Bukit Batu Kursi adalah pilihan yang sangat layak untuk dimasukkan ke itinerary perjalanan Anda berikutnya. Selamat menjelajah Bali Utara! 🌄✨

Baru tahu kalau Bukit Batu Kursi setenang dan seindah ini. Jalurnya mudah, pemandangannya juara. Sunrise di sini wajib dicoba🌿
Nyaman banget naik ke Bukit Batu Kursi, nggak terlalu tinggi tapi view-nya mewah. Bener-bener paket lengkap: adventure ringan + panorama kerennya🌞
Panduan lengkapnya sangat membantu! Jadi tahu apa yang harus dibawa, waktu terbaik, dan spot mana yang paling cantik buat foto✨