Bermalam di Rumah Pohon Molenteng Bali – Pengalaman Menginap dengan Pemandangan Surgawi di Nusa Penida
🌴 Bermalam di Rumah Pohon Molenteng – Menginap di Atas Surga Kecil Bali
Bayangkan kamu bangun pagi, membuka mata, dan yang kamu lihat adalah pemandangan laut biru tak berujung, tebing megah, dan suara ombak yang menenangkan.
Semua itu bukan mimpi — melainkan kenyataan jika kamu bermalam di Rumah Pohon Molenteng, salah satu destinasi paling ikonik di Nusa Penida, Bali.
Rumah Pohon Molenteng bukan sekadar tempat menginap, tetapi pengalaman hidup yang tak terlupakan.
Berlokasi di tebing timur Nusa Penida, rumah kayu sederhana ini menawarkan panorama Pulau Seribu (Thousand Islands Viewpoint) dan Pantai Atuh yang luar biasa indah.
🏡 1. Sekilas Tentang Rumah Pohon Molenteng
Rumah Pohon Molenteng terletak di kawasan Desa Tanglad, Nusa Penida bagian timur.
Tempat ini menjadi terkenal karena pemandangannya yang dramatis dan fotogenik, sering muncul di media sosial dan majalah wisata dunia. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa kamu bisa benar-benar menginap di sana!
Rumah pohon ini berdiri di atas tebing tinggi dengan struktur sederhana dari kayu, lengkap dengan tangga bambu dan balkon kecil yang langsung menghadap ke laut.
Meskipun fasilitasnya minimalis, keindahan alam di sekitarnya membuat pengalaman menginap di sini terasa mewah dengan cara yang berbeda — mewah dalam kesederhanaan dan keaslian.
🌅 2. Lokasi & Cara Menuju Rumah Pohon Molenteng
📍 Lokasi:
Rumah Pohon Molenteng berada di dekat area Pulau Seribu Viewpoint, Desa Tanglad, Nusa Penida Timur, Bali.
🚤 Cara ke Sana:
- Dari Bali (Sanur ke Nusa Penida):
- Naik fast boat dari Pelabuhan Sanur menuju Pelabuhan Buyuk atau Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida (±45 menit perjalanan laut).
- Harga tiket sekitar Rp150.000–Rp200.000 per orang (sekali jalan).
- Dari Pelabuhan Nusa Penida ke Rumah Pohon:
- Sewa motor (Rp100.000–Rp150.000/hari) atau mobil (Rp500.000–Rp700.000/hari dengan sopir).
- Perjalanan darat menuju lokasi sekitar 45–60 menit, melewati jalan berkelok dengan pemandangan indah.
💡 Tips: Datanglah pagi-pagi agar bisa menikmati sunrise dari tebing.
Jika kamu menginap, sebaiknya tiba di sore hari dan bangun pagi untuk menyaksikan keindahan matahari terbit dari balkon rumah pohon.
🪵 3. Pengalaman Menginap di Rumah Pohon Molenteng
Menginap di Rumah Pohon Molenteng bukan seperti tidur di hotel biasa — ini adalah petualangan dalam ketenangan dan keindahan alam.
✨ Suasana Alam yang Menyatu
Begitu tiba, kamu akan merasakan suasana damai yang sulit dijelaskan.
Udara segar, angin laut, dan suara ombak di kejauhan membuatmu merasa benar-benar lepas dari dunia luar.
Tidak ada AC, tidak ada televisi, tidak ada sinyal kuat — hanya kamu dan alam.
Bagi banyak traveler, inilah bentuk meditasi alami yang menyegarkan pikiran.
🛏️ Fasilitas di Rumah Pohon
Fasilitasnya sangat sederhana, tapi cukup untuk menginap dengan nyaman:
- Tempat tidur double dengan kelambu
- Colokan listrik terbatas
- Penerangan sederhana
- Balkon kecil dengan kursi bambu
- Akses toilet umum (di luar rumah)
Meskipun sederhana, setiap detik di sini terasa istimewa.
Malam hari, langit penuh bintang berpadu dengan suara alam menciptakan pengalaman magis yang tak terlupakan.
🌄 4. Pemandangan Ikonik: Atuh Beach & Pulau Seribu Viewpoint
Salah satu alasan utama menginap di Rumah Pohon Molenteng adalah pemandangan spektakulernya.
Dari balkon kecil rumah kayu ini, kamu bisa melihat:
- Pantai Atuh di sisi timur
- Pulau Seribu (Thousand Islands) di depan mata
- Tebing-tebing kapur megah yang menjulang tinggi
- Laut biru kehijauan yang berkilau diterpa sinar matahari
Momen sunrise di sini adalah yang paling ditunggu.
Saat langit mulai berwarna jingga dan matahari perlahan muncul dari balik laut, kamu akan memahami kenapa banyak orang menyebut tempat ini sebagai “surga kecil di ujung timur Bali.”
📸 5. Spot Foto Favorit Traveler
Rumah Pohon Molenteng bukan hanya tempat menginap, tapi juga ikon wisata fotografi.
Beberapa spot foto paling populer di sini antara lain:
- Tangga menuju rumah pohon, dengan latar laut biru dan pulau-pulau kecil.
- Balkon rumah pohon, dengan pemandangan langsung ke tebing Pulau Seribu.
- Atuh Beach dari ketinggian, yang tampak seperti lukisan.
- Viewpoint utama Pulau Seribu, hanya 5 menit berjalan kaki dari rumah pohon.
💡 Tips foto: Datang pagi hari sebelum ramai, dan bawa tripod kecil untuk hasil terbaik.
Jika ingin hasil profesional, waktu golden hour (pukul 6–8 pagi) adalah momen paling sempurna.
🌿 6. Harga Menginap di Rumah Pohon Molenteng
Harga menginap di Rumah Pohon Molenteng bervariasi tergantung musim dan ketersediaan, namun rata-rata:
- 💰 Rp400.000 – Rp700.000 per malam
- Kapasitas: Maksimum 2 orang per rumah
Reservasi bisa dilakukan melalui platform seperti Booking.com, Agoda, atau langsung melalui pengelola lokal di area Nusa Penida.
Namun, karena jumlah rumah pohon sangat terbatas (hanya beberapa unit), reservasi jauh-jauh hari sangat disarankan.
🍛 7. Makanan & Kebutuhan Selama Menginap
Karena lokasi cukup terpencil, tidak ada restoran besar di sekitar Rumah Pohon Molenteng.
Namun, kamu bisa:
- Membawa makanan ringan atau bekal dari pelabuhan.
- Memesan makanan dari warung lokal sebelum sore.
- Beberapa penginapan sekitar menyediakan layanan antar makanan (dengan biaya tambahan).
Sarapan biasanya tidak termasuk, tetapi kamu bisa membeli kopi atau teh di warung dekat area parkir.
Ingat: di sini bukan soal kemewahan fasilitas, melainkan kesederhanaan yang memanjakan jiwa.
🚶♀️ 8. Aktivitas Seru di Sekitar Rumah Pohon Molenteng
Selain menginap dan menikmati pemandangan, kamu juga bisa menjelajah area sekitarnya:
- 🏖️ Pantai Atuh – Pantai dengan air jernih dan pasir putih yang bisa dicapai dengan berjalan kaki ±15 menit.
- 🌊 Diamond Beach – Pantai ikonik dengan tebing runcing seperti permata, sekitar 10 menit berkendara.
- 🪶 Pulau Seribu Viewpoint – Spot terbaik untuk melihat gugusan pulau kecil dari ketinggian.
- 🏞️ Raja Lima – Area tebing di sebelah Pulau Seribu dengan pemandangan mirip Raja Ampat versi Bali.
- 🌄 Sunrise Hunting – Aktivitas favorit yang wajib dilakukan jika menginap di sini.
💡 9. Tips Penting Sebelum Menginap
Agar pengalamanmu nyaman dan berkesan:
- Bawa senter/headlamp, karena penerangan terbatas di malam hari.
- Gunakan sepatu atau sandal gunung untuk naik-turun tangga.
- Bawa power bank, karena colokan terbatas.
- Pesan lebih awal, terutama di musim liburan.
- Bawa air minum sendiri, karena minim warung di malam hari.
- Datang saat cuaca cerah — musim hujan bisa membuat jalur licin.
🌌 10. Mengapa Harus Menginap di Rumah Pohon Molenteng
Bermalam di Rumah Pohon Molenteng bukan sekadar aktivitas wisata, melainkan pengalaman spiritual dan emosional.
Kamu akan belajar menikmati keheningan, keindahan alami, dan arti “disconnect to reconnect” — memutuskan hubungan dari dunia digital untuk menyatu dengan alam.
Tempat ini cocok bagi:
- Traveler pencinta alam & petualangan
- Pasangan yang mencari pengalaman romantis tak biasa
- Fotografer dan pemburu sunrise
- Wisatawan yang ingin mencari ketenangan dan refleksi diri
🌺 11. Review Pengunjung
Banyak pengunjung menggambarkan pengalaman di Rumah Pohon Molenteng sebagai sesuatu yang “magis”:
“Tidur di atas tebing dengan suara ombak di bawahmu, rasanya seperti berada di dunia lain.”
“Sederhana tapi sangat berkesan. Sunrise di sini adalah yang terbaik di Bali.”
“Tidak ada sinyal, tapi ada ketenangan yang tidak bisa dibeli.”
Rata-rata, Rumah Pohon Molenteng mendapat ulasan positif (4.5/5) di platform wisata dunia seperti Google Maps dan TripAdvisor.
🌞 12. Kesimpulan: Menginap di Rumah Pohon Molenteng, Menyatu dengan Keajaiban Alam Bali
Bermalam di Rumah Pohon Molenteng bukan hanya soal tidur di rumah kayu di atas tebing —
tetapi tentang merasakan Bali dalam bentuknya yang paling murni.
Sederhana, tenang, dan indah tanpa banyak polesan.
Dari matahari terbit yang menyinari lautan hingga malam penuh bintang, setiap momen di sini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati bisa ditemukan dalam keheningan dan keaslian alam.
Jika kamu mencari pengalaman unik di Bali yang jauh dari keramaian,
Rumah Pohon Molenteng di Nusa Penida adalah pilihan yang sempurna.
Sebuah tempat di mana kamu tidak hanya menginap — tetapi juga menemukan kembali kedamaian.

Wah, pengin banget ngerasain tidur di atas awan kayak gini! Rumah Pohon Molenteng beneran kayak surga kecil di bumi 😍🌴
Bayangin bangun pagi, buka jendela, langsung disambut pemandangan laut biru dan tebing menawan… Bali emang nggak pernah gagal bikin jatuh cinta 💕
Suasana romantisnya dapet banget, apalagi kalau ngopi sambil liat sunrise dari rumah pohon ☕