Menjelajahi Keindahan Amed & Tulamben: Surga Bawah Laut di Timur Bali yang Menawan
🌊 Menjelajahi Keindahan Amed & Tulamben: Surga Bawah Laut di Timur Bali
Bali dikenal luas dengan pantai-pantai indahnya, namun bagi mereka yang ingin menjauh dari hiruk-pikuk wisata massal dan mencari suasana yang lebih damai, Amed dan Tulamben di Bali Timur adalah destinasi yang sempurna. Dua desa nelayan ini menawarkan perpaduan keindahan alam, budaya lokal, dan keajaiban bawah laut yang begitu memukau.
Dikenal sebagai surga bagi penyelam dan pecinta snorkeling, Amed dan Tulamben menyimpan dunia bawah laut yang tak kalah menakjubkan dari destinasi populer dunia lainnya. Namun pesona keduanya tidak berhenti di sana — suasana pedesaan yang tenang, garis pantai yang panjang, serta keramahan penduduk lokal menjadikan Amed dan Tulamben tempat yang ideal untuk melepas penat dan menikmati Bali dengan cara yang lebih autentik.
🐠 1. Sekilas Tentang Amed dan Tulamben
🌴 Amed: Desa Nelayan dengan Pesona Alam dan Budaya
Amed adalah sebuah desa pesisir yang terletak di Kabupaten Karangasem, sekitar dua setengah jam perjalanan dari Denpasar. Meski relatif jauh dari keramaian, perjalanan menuju Amed menyuguhkan pemandangan indah — dari sawah bertingkat, perbukitan hijau, hingga pantai berpasir hitam yang menawan.
Desa ini terkenal dengan kehidupan masyarakatnya yang masih kental dengan budaya lokal. Kamu akan menemukan perahu nelayan tradisional (jukung) berjejer di tepi pantai setiap pagi dan sore, menjadi pemandangan yang sangat fotogenik.
Selain itu, Amed juga dikenal sebagai tempat terbaik untuk snorkeling dan diving di Bali, karena perairannya yang jernih, tenang, dan kaya dengan terumbu karang warna-warni.
🌊 Tulamben: Surga Diving dengan Bangkai Kapal Legendaris
Hanya sekitar 30 menit berkendara dari Amed, terdapat desa kecil bernama Tulamben, yang menjadi ikon bagi penyelam dunia. Daya tarik utamanya adalah USAT Liberty Shipwreck, bangkai kapal perang Amerika yang tenggelam pada masa Perang Dunia II dan kini menjadi rumah bagi ribuan biota laut.
Tulamben juga memiliki garis pantai berbatu dengan air laut yang sangat jernih. Tidak perlu menyelam terlalu dalam — hanya beberapa meter dari bibir pantai, kamu sudah bisa melihat ikan-ikan berwarna-warni berenang di antara karang.
🤿 2. Aktivitas Seru di Amed & Tulamben
🐟 Snorkeling: Dunia Bawah Laut yang Mudah Dijangkau
Amed dan Tulamben adalah surga snorkeling bagi pemula maupun profesional. Banyak spot snorkeling yang bisa diakses langsung dari pantai tanpa perlu naik perahu.
Beberapa spot terbaik di Amed antara lain:
- Jemeluk Bay – spot paling terkenal di Amed dengan terumbu karang warna-warni dan patung Buddha bawah laut yang ikonik.
- Japanese Shipwreck – kapal kecil peninggalan Jepang di kedalaman dangkal, cocok untuk snorkeling.
- Lipah Beach – spot tenang dengan air sebening kaca, cocok untuk melihat ikan-ikan kecil dan karang sehat.
Sedangkan di Tulamben, tentu saja yang paling populer adalah USAT Liberty Wreck. Kapal sepanjang 120 meter ini kini menjadi “taman bawah laut alami” dengan berbagai koral, ikan besar, hingga penyu.
🧜♂️ Diving: Pengalaman yang Tak Terlupakan
Bagi penyelam profesional, diving di Amed dan Tulamben adalah pengalaman yang wajib dicoba. Arus lautnya tenang dan jarak pandangnya mencapai 20–30 meter saat cuaca cerah. Banyak dive center lokal yang menawarkan paket untuk pemula maupun penyelam berpengalaman.
Spot diving terkenal di kawasan ini meliputi:
- USAT Liberty Wreck (Tulamben) – spot diving paling terkenal di dunia.
- Drop Off (Tulamben) – dinding karang vertikal dengan kehidupan laut yang kaya.
- Bunutan Reef (Amed) – spot dengan arus lembut dan banyak schooling fish.
🌅 Menikmati Sunset & Sunrise
Selain aktivitas bawah laut, Amed juga dikenal sebagai salah satu tempat terbaik di Bali untuk menyaksikan matahari terbit. Dari tepi pantai, kamu bisa melihat Gunung Agung berdiri megah dengan cahaya keemasan pagi yang menembus kabut.
Sementara itu, sunset di Amed dan Tulamben menghadirkan suasana tenang — langit bergradasi ungu dan jingga, ombak kecil berkilau, dan suara alam yang menenangkan.
🚣♀️ Aktivitas Lain: Kayaking, Yoga, dan Eksplor Desa
Jika kamu ingin menikmati hari dengan santai, Amed menawarkan berbagai aktivitas ringan seperti kayaking, yoga di pinggir pantai, hingga tur sepeda ke desa sekitar. Beberapa penginapan juga menyediakan kelas memasak makanan Bali tradisional bagi wisatawan.
🏡 3. Penginapan dan Fasilitas di Sekitar Amed & Tulamben
Meskipun terletak jauh dari kawasan wisata utama, Amed dan Tulamben memiliki beragam pilihan penginapan, mulai dari homestay sederhana hingga resort mewah. Beberapa rekomendasi di antaranya:
- Blue Moon Villas – resort tepi pantai dengan pemandangan laut spektakuler.
- Santai Hotel Amed – suasana tropis dengan taman rimbun dan kolam renang menghadap laut.
- Liberty Dive Resort (Tulamben) – pilihan favorit para penyelam dengan fasilitas diving lengkap.
- Palm Garden Amed Beach & Spa Resort – resort modern dengan nuansa alami dan tenang.
Selain itu, banyak warung lokal yang menyajikan hidangan laut segar hasil tangkapan nelayan setempat, mulai dari ikan bakar, sate lilit, hingga nasi campur Bali.
🚗 4. Cara Menuju Amed & Tulamben
Untuk mencapai Amed dan Tulamben, kamu bisa menggunakan mobil pribadi atau menyewa kendaraan dari Denpasar atau Ubud.
Jarak tempuhnya sekitar:
- Dari Denpasar: ± 2,5 jam
- Dari Ubud: ± 2 jam
- Dari Candidasa: ± 1 jam
Perjalanan menuju ke sana sendiri merupakan bagian dari petualangan — kamu akan melewati jalan berkelok dengan pemandangan sawah, gunung, dan laut biru di kejauhan.
Bagi wisatawan yang tidak ingin repot, tersedia juga layanan shuttle atau driver lokal yang siap mengantar dengan biaya terjangkau.
🧭 5. Waktu Terbaik Berkunjung ke Amed & Tulamben
Musim terbaik untuk menikmati Amed dan Tulamben adalah antara April hingga Oktober, saat cuaca cerah dan laut tenang. Pada periode ini, visibilitas bawah laut bisa mencapai 30 meter, menjadikannya waktu ideal untuk snorkeling dan diving.
Namun, bahkan di musim hujan pun, Amed dan Tulamben tetap menyenangkan untuk dikunjungi karena suasananya yang sejuk dan tenang.
🌺 6. Budaya dan Kehidupan Lokal
Amed dan Tulamben tidak hanya indah secara alam, tetapi juga kaya budaya. Penduduknya ramah dan masih menjaga tradisi Bali yang kental. Kamu bisa melihat upacara keagamaan di pura-pura kecil di tepi pantai, serta nelayan yang melaut dengan jukung setiap pagi.
Masyarakat di sini juga sangat menghargai alam — mereka menjaga laut agar tetap bersih dan berkelanjutan. Beberapa komunitas bahkan mengadakan program pelestarian terumbu karang dan kebersihan pantai bersama wisatawan.
🌞 7. Tips Berwisata ke Amed & Tulamben
- Bawa alat snorkeling sendiri jika ingin lebih leluasa menjelajah spot bawah laut.
- Gunakan sepatu pantai, karena sebagian pantai berbatu.
- Jangan sentuh atau injak karang — jaga kelestarian laut.
- Bawa uang tunai, karena ATM dan layanan digital masih terbatas di beberapa area.
- Nikmati suasana perlahan — Amed dan Tulamben bukan tempat untuk terburu-buru.
🌅 Kesimpulan: Amed & Tulamben, Permata Tersembunyi di Timur Bali
Jika kamu mencari sisi lain Bali yang lebih tenang, alami, dan penuh keajaiban bawah laut, maka Amed dan Tulamben adalah jawabannya.
Kedua tempat ini menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan laut, keaslian budaya, dan ketenangan suasana yang jarang ditemukan di destinasi populer lainnya.
Dari snorkeling di perairan jernih Jemeluk Bay, menyelam di bangkai kapal Liberty yang legendaris, hingga menyaksikan matahari terbit di balik Gunung Agung — setiap momen di Amed dan Tulamben akan membuatmu jatuh cinta lagi pada Bali, dalam versi yang lebih damai dan autentik. 🌊✨

Kalau kamu pikir Bali cuma tentang beach club, kamu belum pernah ke Amed & Tulamben 😎
Snorkeling di sini bener-bener beda, warna koralnya hidup dan ikannya banyak banget 😍
Ngerasa kayak di dunia lain pas ngelihat taman karang di Tulamben, warnanya gila-gilaan 🐠