Menguak Pesona 40 Thieves: Bar “Tersembunyi” di Bali untuk Pencinta Koktail Autentik
Mencari tempat hiburan malam di Bali seringkali berujung pada pilihan yang itu-itu saja: Beach club yang penuh sesak, klub malam dengan musik EDM yang memekakkan telinga, atau bar pinggir jalan yang terlalu berisik. Bagi Anda yang mendambakan suasana lebih intimate, berkelas, namun tetap santai tanpa kesan pretensius, mencari “permata tersembunyi” di tengah hiruk-pikuk Seminyak bisa menjadi tantangan tersendiri.
Inilah alasan mengapa 40 Thieves menjadi nama yang selalu dibisikkan oleh para penikmat nightlife lokal maupun ekspatriat. Artikel ini hadir untuk memberikan panduan jujur bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman minum yang berbeda—jauh dari kesan komersial dan lebih dekat dengan kultur craft cocktail yang sebenarnya. Kita akan membedah mengapa bar ini wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda dan bagaimana cara menikmatinya dengan maksimal.
Memahami Konsep Speakeasy di 40 Thieves
Sebelum Anda meluncur ke lokasi, penting untuk memahami apa yang membuat tempat ini spesial. 40 Thieves bukanlah klub malam luas dengan lantai dansa raksasa. Mengusung konsep New York style speakeasy, bar ini terletak di lantai atas sebuah restoran (tepatnya di atas Mad Ronin).
Konsep speakeasy sendiri merujuk pada bar tersembunyi yang populer di Amerika pada era pelarangan alkohol (prohibition era). Di sini, fokus utamanya bukan pada kemegahan dekorasi luar, melainkan pada kualitas minuman, keahlian bartender, dan atmosfer yang hangat. Didirikan oleh Shah Dillon, seorang figur ternama di industri bar, tempat ini membawa standar craft cocktail internasional ke jantung Petitenget.
Mengapa Tempat Ini Berbeda?
Di saat banyak bar di Bali berlomba-lomba menjadi “paling viral” di Instagram dengan dekorasi warna-warni, 40 Thieves tetap setia pada akar underground-nya. Kayu gelap, pencahayaan temaram, dan deretan botol minuman premium menjadi pemandangan utama. Anda ke sini untuk dua hal: Minuman yang dibuat dengan serius dan musik yang punya karakter.
Panduan Praktis Menikmati Malam di 40 Thieves
Agar pengalaman Anda tidak zonk, ada beberapa hal teknis dan etika tak tertulis yang perlu Anda ketahui sebelum menaiki tangga menuju bar ini.
1. Waktu Kunjungan yang Tepat
40 Thieves memiliki transformasi energi yang menarik tergantung jam kunjungan Anda:
- 20:00 – 22:00 (The Chill Hours): Waktu terbaik jika Anda ingin duduk di bar, mengobrol dengan bartender, dan benar-benar mencicipi profil rasa koktail mereka. Suasana masih tenang, cocok untuk kencan atau diskusi mendalam.
- 23:00 – Tutup (The Party Mode): Bar ini akan berubah menjadi sangat padat. Musik Hip-hop, RnB, atau funk akan diputar lebih kencang, dan kerumunan orang akan mulai berdansa di sela-sela meja.
2. Apa yang Harus Dipesan?
Jangan hanya memesan “Vodka Cola”. Itu menyia-nyiakan bakat para bartender di sini. Cobalah eksplorasi menu mereka:
- Signature Cocktails: Mereka sering menggunakan bahan lokal yang diolah dengan teknik modern (seperti clarification atau infusion).
- The Classics: Uji kemampuan mereka dengan memesan Old Fashioned atau Negroni. Jika sebuah bar speakeasy bisa membuat Classic Cocktail yang seimbang, maka mereka adalah bar yang kredibel.
- Boilermaker: 40 Thieves juga dikenal dengan kombinasi bir dan shot wiski yang dikurasi dengan baik.
3. Dress Code dan Akses
Tidak ada aturan berpakaian yang kaku seperti harus memakai kemeja formal, namun hindari pakaian renang atau singlet yang terlalu santai jika Anda tidak ingin merasa salah kostum. Smart casual adalah pilihan paling aman. Untuk akses, carilah kedai ramen Mad Ronin; tangga menuju 40 Thieves berada di bagian dalam.
Skenario Nyata: Mana yang Cocok Untuk Anda?
Untuk membantu Anda memutuskan, mari lihat beberapa skenario yang sering dialami pengunjung di Bali:
Skenario A: “Saya sedang kencan dan ingin tempat yang berkesan tapi tidak berisik.”
Saran: Datanglah lebih awal, sekitar jam 8 malam. Pesan kursi langsung di bar (bar seating). Menonton bartender beraksi menyiapkan minuman adalah ice breaker yang sempurna. Anda bisa mengobrol tanpa harus berteriak, dan suasana temaram akan memberikan kesan romantis yang elegan.
Skenario B: “Saya ingin berpesta tapi bosan dengan musik jedag-jedug klub besar.”
Saran: Datanglah hari Jumat atau Sabtu malam setelah jam 11. 40 Thieves dikenal dengan komunitasnya yang solid. Musiknya jauh lebih “bernyawa” (seringkali old school hip-hop). Anda akan merasa seperti sedang berada di pesta privat di apartemen New York yang keren.
Skenario C: “Saya seorang penikmat minuman keras (spirit enthusiast).”
Saran: Jangan ragu untuk bertanya pada bartender tentang koleksi wiski atau gin mereka. Staf di 40 Thieves sangat teredukasi. Mereka tidak hanya menuang minuman, tapi bisa menjelaskan sejarah atau alasan di balik penggunaan bahan tertentu.
Ringkasan Rekomendasi untuk Pengunjung
Agar malam Anda di 40 Thieves sukses, ikuti panduan cepat berikut:
- Jika Anda mencari tempat duduk nyaman: Datanglah sebelum jam 9 malam. Setelah itu, kemungkinan besar Anda akan berdiri karena tempat ini terbatas.
- Jika Anda lapar: Makanlah terlebih dahulu di Mad Ronin di lantai bawah. Ramen mereka adalah salah satu yang terbaik di Bali, sangat pas sebagai “dasar” sebelum Anda mulai mengonsumsi alkohol.
- Jika Anda membawa grup besar (lebih dari 6 orang): Sangat disarankan untuk menghubungi mereka terlebih dahulu via media sosial untuk menanyakan ketersediaan tempat, karena ruangannya cukup compact.
- Hindari kesalahan ini: Jangan berekspektasi ada pemandangan laut (sunset). Ini adalah bar indoor yang fokus pada vibes interior dan kualitas minuman.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apakah ada biaya masuk (cover charge) di 40 Thieves? Biasanya tidak ada biaya masuk untuk hari-hari biasa. Namun, pada acara khusus atau saat mengundang DJ tamu tertentu, mungkin akan diberlakukan cover charge atau minimum order di meja tertentu.
2. Di mana lokasi tepatnya 40 Thieves? Berlokasi di Jl. Petitenget No.7, Kerobokan Kelod, Seminyak. Tandanya adalah restoran ramen Mad Ronin; Anda cukup masuk dan naik ke lantai dua.
3. Apakah harganya mahal? Harga minuman di sini masuk kategori menengah ke atas, setara dengan standar bar koktail premium di Jakarta atau Singapura. Namun, kualitas bahan dan keahlian yang Anda dapatkan sangat sebanding dengan harganya.
4. Musik apa yang biasanya diputar? Fokus utamanya adalah Hip-hop, RnB, Funk, dan terkadang House, tergantung pada DJ yang bertugas malam itu. Yang jelas, mereka menghindari musik komersial yang terlalu pasaran.
Kesimpulan
40 Thieves bukan sekadar tempat untuk “minum sampai mabuk”. Ini adalah destinasi bagi mereka yang menghargai keahlian di balik gelas koktail dan menginginkan suasana hiburan malam yang lebih autentik dan intim. Dengan lokasi yang tersembunyi namun penuh energi, bar ini berhasil mempertahankan reputasinya sebagai salah satu bar terbaik di Bali selama bertahun-tahun.
Jadi, jika malam ini Anda bingung ingin ke mana di Seminyak, berhentilah mencari tempat yang paling terang lampunya. Carilah tangga menuju 40 Thieves, pesan satu Signature Cocktail, dan biarkan malam mengalir dengan sendirinya. Cheers!

Cocok banget buat pecinta koktail yang ingin pengalaman berbeda dari bar biasa
Wajib dikunjungi kalau ingin merasakan sisi Bali yang lebih stylish dan tersembunyi
Wajib dikunjungi kalau ingin merasakan sisi Bali yang lebih stylish dan tersembunyi
Konsep “tersembunyi”-nya bikin pengalaman jadi lebih seru dan memorable